TANGGUNG RENTENG

Dengan System Tanggung Renteng marilah kita tingkatkan kemakmuran dan Kesejahteraan Rakyat

Minggu, 11 November 2007

Menegakkan System Tanggung Renteng

Memang sulit membuat setiap anggota tetap terus memegang penuh atas kewajiban mereka.... baik pada saat mereka datang saat pertemuan kelompok maupun bayar angsuran mereka. Tapi perlu ditegaskan setiap ada pertemuan kelompok maka setoran kelompok tersebut harus klop. kalau tidak..... seperti biasa anggota harus tanggung renteng...

Mungkin tulisan diatas terlihat sederhana . oh cuman gitu tjo..??! coba aja dipraktekan langsung dilapangan.... buaanyak dech permasalahan yang timbul....
mulai dari anggota yang tidak hadir dari kelompok, lalu bayar tapi kurang, setoran udah klop tapi pas mau disetorkan kurang (dipinjam PJ dulu) dan lainnya hehehe ...

jadi penegakkan system tanggung Renteng amatlah sulit. dan menurut kabar berita nich... system Tanggung Renteng udah didaftarka HAKI (HAk Atas Kekayaan Intelektualnya) OLeh INKOWAN...!! Apa benar masih kita kroscekkkan...???

selanjutnya...

Rabu, 17 Oktober 2007

Mohon Maaf Lahir dan Batin

Dihari nan fitri ini penulis mengharap permohonan maap dari para pembaca.. ataupun temen- temen untuk memaapkan diri kami... apabila ada kata ataupun sesuatu yang tidak berkenan dihati para pembaca.. ataupun teman-2 kami mohon maap yang sebesar- besarnya...

Semoga ditahun tahun akan datang tanggung renteng semakin jaya dan menjadi titik utama kemajuan bangsa Negara kita Indonesia. JAyalah Tanggung Renteng

selanjutnya...

Rabu, 03 Oktober 2007

Together to growth up

Yach.... apabila dalam suatu kelompok tanggung renteng tidak mau memiliki hati saling memiliki dan membutuhkan bisa lho mengakibatkan awalnya kehancuran kelompok itu. Kebersamaan harus selalu dipupuk agar para anggota selalu memiliki jiwa yang lebih mementingkan kepentingan bersama daripada kepentingan pribadi..
Amanah/ Kepercayaan yang diberikan antar anggota harus selalu dijaga demi kelangsungan bersama. Tidaklah mudah mempraktekan system tanggung renteng ini... diperlukan pengorbanan semua pihak untuk menjadikan semua lebih berhasil ataupun sukses.

SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN

selanjutnya...

Minggu, 19 Agustus 2007

Jointly responsible

tanggung renteng in english can said like Jointly responsible...
but you must know if System Tanggung Renteng can't be change with another language. That is a patent ... what do you think?!

selanjutnya...

Selasa, 14 Agustus 2007

Muhammad Yunus ke indonesia

Kalau diperhatikan system yang dipakai Pemenang Nobel Perdamaian tahun 2006 dari Bangladesh, Muhammad Yunus ( pendiri Grameen Bank ) memiliki system hampir sama dengan tanggung renteng.. cuman bagaimana penerapannya apabila tidak memakai kelompok... orang indonesia masih sulit untuk bisa menjalankan usaha khususnya mereka warga miskin... karena pendidikan disekitarlah yang mempengaruhi.

ide M. Yunus bahwa yang dipinjami layak adalah perempuan karena merekalah manajer keluarga. system ini dipakai oleh tanggungrenteng yang kebanyakan anggotanya merupakan perempuan. Jadi bagaimana...?!?!? tinggal menekuni aja dech.. tanggung renteng lebih matang dan sudah terbukti di Indonesia. Lihat PUSKOWANJATI dengan anggota koperasinya... yang semua wanita.

Semoga benar tahun 2030 kita bebas dan tanggungrenteng jaya... Merdeka!!

selanjutnya...

Minggu, 05 Agustus 2007

Abadikan System Tanggung Renteng

Banyak sekali minat para koperasi yang ingin membuat system tanggung renteng di tempat mereka... tapi semua itu tidaklah semudah membalikkan telapak tangan.... ingat sebuah system bisa berjalan apabila para pelaku bersedia dengan penuh rasa tanggung jawab menjalankan sistem tersebut dalam asas kebersamaan..

koperasi yang telah menerapkan sistem tanggung renteng biasanya berhasil dalam minimal 5 tahun ke depan.. Mungkin juga bisa lebih cepat tergantung para pembuat/ keputus kebijaksanaan gimana komentar anda...???!!

selanjutnya...

Minggu, 15 Juli 2007

Buku - buku tanggung Renteng

  1. Rahasia Sukses Tanggung Renteng Membangun Bisnis
    • Diterbitkan oleh Puskowanjati, Hak Cipta@2006 Daru Indiyo
  2. Tanggung Renteng Setia Bhakti Wanita
    • Limpad - Setia Bhakti Wanita 2003
  3. Tanggung Renteng Sebuah Biografi Mursia Zaafril Ilyas
    • Koperasi Wanita Setia Bhakti Wanita 1998

KAta kata Muiara dari Ibu Zaafril :
"Sistem Ekonomi dalam Koperasi Merupakan sistem yang mengarah pada kebersamaan dan bersandar pada kemanusiaan".

Buku bisa dipesan pada kami, kirim email anda ke : fidi_handoko@yahoo.com
atau ke inf0@setiabhaktiwanita.com

selanjutnya...

Rabu, 11 Juli 2007

Penerapan Tanggung Renteng

Perusahaan yang sudah mapan pastilah ditunjang dengan manajemen yang kuat...
karyawan yang bisa diandalakan .... dan salah satunya adalah semua berjalan kondusif..

Apa bisa system tanggung renteng ini diterapkan di perusahaan..???
menurut pendapat saya pribadi... harusnya bisa donk... cuman sytem / cara kerjanya bagaimana itulah yang perlu kita bahas.... karena perusahaan harus punya cara mengendalikan semua kepada seluruh jajaran staffnya.....

masih kita cari perusahaan yang bukan koperasi yang berhasil dengan memakai sistem tanggung renteng nya..

selanjutnya...

Rabu, 04 Juli 2007

Sejarah Tanggung Renteng


Tanggung Renteng atau TR adalah sistem yang dikembangkan dari pola “tanggung menanggung”, yaitu pola yang sebelumnya digunakan oleh satu kumpulan arisan ibu-ibu di Malang pada tahun 1953. Ibu Mursia Zaafril IlyasKumpulan arisan ibu-ibu inilah yang kemudian menjadi cikal bakal bagi terbentuknya Koperasi Wanita Setia Budi Wanita di Malang, yang dipimpin oleh Ibu Mursia Zaafril Ilyas.

Beliau pulalah yang memberi nama pola tanggung- menanggung bagi fenomena tersebut. Beliau pula yang pada gilirannya mengembangkan pola tersebut menjadi pola Tanggung Renteng dengan melalui penerapannya dalam kelompok-kelompok anggota koperasi wanita yang dibentuknya itu.

Selanjutnya pola Tanggung Renteng dikembangkan menjadi satu sistem pengendalian pada berbagai koperasi wanita, yang tumbuh di sekitar kota Malang.

Kini, sistem Tanggung Renteng telah diterapkan oleh lebih dari 45 koperasi wanita di Provinsi Jawa Timur dan 200 koperasi wanita di provinsi lainnya di Indonesia yang tergabung dalam Induk Koperasi Wanita.

Sejalan dengan fakta tersebut, sejak tahun 2005 Pemerintah Indonesia melalui Kantor Menegkop & UKM telah mencanangkan program replikasi sistem TR ke seluruh Indonesia. Hingga April 2007 lebih dari 280 koperasi wanita telah selesai dilatih, termasuk di provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Sebanyak 17 koperasi wanita baru telah didirikan pasca Tsunami.

Salah satu contoh proses pengembangan sistem TR Ibu Yoos Lutfiyang berlangsung secara terstruktur dan konsisten,dapat ditemukan dalam praktek aplikasi sistem TR pada Koperasi Wanita Setia Bhakti Wanita di Surabaya, yang kurang lebih, sudah 25 tahun ini menerapkan dan memantapkan sistem TR, dengan dimotori oleh Ibu Joos Siti Aisjah atau yang kemudian lebih dikenal dengan nama Ibu Yoos Lutfi .

Selama puluhan tahun sistem Tanggung Renteng telah membuktikan diri sebagai instrumen penting dalam pemberdayaan ekonomi kaum perempuan. Ratusan ribu perempuan telah menerima manfaat dari keberadaan sistem Tanggung Renteng, dan ratusan ribu perempuan pula sudah terentaskan dari belitan kemiskinan.

Model simpan pinjam yang didukung oleh sistem Tanggung Renteng ini telah menjadikan para perempuan memiliki akses terhadap informasi, akses pendanaan, dan akses jenjang sosial yang lebih luas. Dengan demikian, dalam konteks tersebut, menjadi jelas bahwa sistem Tanggung Renteng tidak bisa dilepaskan dari isu tentang perempuan dan kemiskinan.
Untuk Lebih lengkapnya.... kunjungi website :
http://tanggungrenteng.org/
Selamat pada ITR telha melaunching website ini

selanjutnya...

Selasa, 03 Juli 2007

Banyaknya Peminat Tanggung Renteng

System Tanggung Renteng nampaknya semakin populer saja di negara kita ini....
Buktinya banyak sekali yang mulai belajar sistem tanggung renteng... bisa dilihat dari kunjungan maupun tulisan di internet... Smoga istem ini menjadi sistem yang dipakai oleh seluruh koperasi di indonesia agar penyelewengan baik dari pihak pengurus, anggota ataupun lainnya tidak terjadi lagi dan nama koperasi di mata masyarakat Indonesia bertambah baik.

Sukses tanggung Renteng...... Hidup

selanjutnya...